cokelat makan cokelat
Minggu, 19 Februari 2012
Senin, 13 Februari 2012
HIDUP SEHAT INDAH BERSAMA COKELAT
Cokelat Lokal jadi headline koran Kompas (12 Feb.12). Beritanya
seru dan nyinyir indah serta menarik. Lumrah! Cokelat kan tidak pernah
tidak untuk menarik. Rasanya selalu "maknyus" lezat, bahkan tidak jarang
terasa "mistis" (saking lezatnya). Jangan-jangan malah ada sejumlah
testimoni bahwa "di dalam cokelat terasa menemukan "tuhan". Wah itu
terserah andalah! Kalau saya hanya berniat baik berusaha
mendiseminasikan bahwa makanan cokelat mampu memberikan efek positif
kepada gen kita. Terutama gen "dorman" dalam tubuh kita. Gen
dorman (gen tidak aktif, menurut pakar genetika Kazuo Murakami) dalam
tubuh kita seyogyanya perlu diaktifkan. Tahu siapa? (format penulisan umumnya Siapa tahu?) lemak cokelat (cocoa butter) di dalam tubuh kita kan mampu menstimulasi kadar endorphin dan serotonin, pembangkit rasa bahagia. Bahasa kampungannya: pokoknya cokelat nggak perlu diragukan lagi buat melahirkan tertawa.
Ha ha ha... Lazimnya orang yang mudah tertawa sehat, hidupnya pasti
penuh rasa syukur (bukan mentertawakan secara negatif terhadap orang
lain!), bukan! Maksud saya jika kita hidup selalu bersyukur dan memberi
penghargaan atas anugerah ini (bisa juga anugerah cokelat yang lezat!),
maka kita (kata Murakami lagi) dapat mengaktifkan gen dorman serta
membuka pintu menuju suatu cara hidup baru yang indah. Hidup cokelat!
Langganan:
Postingan (Atom)
