Senin, 13 Februari 2012

HIDUP SEHAT INDAH BERSAMA COKELAT

Cokelat Lokal jadi headline koran Kompas (12 Feb.12). Beritanya seru dan nyinyir indah serta menarik. Lumrah! Cokelat kan tidak pernah tidak untuk menarik. Rasanya selalu "maknyus" lezat, bahkan tidak jarang terasa "mistis" (saking lezatnya). Jangan-jangan malah ada sejumlah testimoni bahwa "di dalam cokelat terasa menemukan "tuhan". Wah itu terserah andalah! Kalau saya hanya berniat baik berusaha mendiseminasikan bahwa makanan cokelat mampu memberikan efek positif kepada gen kita. Terutama gen "dorman" dalam tubuh kita. Gen dorman (gen tidak aktif, menurut pakar genetika Kazuo Murakami) dalam tubuh kita seyogyanya perlu diaktifkan. Tahu siapa? (format penulisan umumnya Siapa tahu?) lemak cokelat (cocoa butter) di dalam tubuh kita kan mampu menstimulasi  kadar endorphin dan serotonin, pembangkit rasa bahagia. Bahasa kampungannya: pokoknya cokelat nggak perlu diragukan lagi buat melahirkan tertawa. Ha ha ha... Lazimnya orang yang mudah tertawa sehat, hidupnya pasti penuh rasa syukur (bukan mentertawakan secara negatif terhadap orang lain!), bukan! Maksud saya jika kita hidup selalu bersyukur dan memberi penghargaan atas anugerah ini (bisa juga anugerah cokelat yang lezat!), maka kita (kata Murakami lagi) dapat mengaktifkan gen dorman serta membuka pintu menuju suatu cara hidup baru yang indah. Hidup cokelat!